Selasa, 28 Mei 2013

Research Departemen of Tahitian Noni

Result Of Departemen Research & Developtment Tahitian Noni International Inc.

« Tahitian Noni BIOACTIVE Membantu Mempertahankan Kolesterol Dalam Kadar yang Sehat. Uji klinik pada manusia dilakukan terhadap 68 perokok aktif. Hasilnya, efek mengkonsumsi Tahitian Noni BIOACTIVE (2 oz/hari) selama 1 bulan dapat meningkatkan profil lipid darah ditandai dengan penurunan LDL (6-10%), trigliserida (10-54%), hemosistein (21%), kolesterol total (7-22%), dan peningkatan HDL (10-16%) (Wang, MinYang et al. Circulation J Am Heart Assoc, 2007).
« Tahitian Noni BIOACTIVE Sumber Antioksidan Superior Guna Membantu Tubuh mengatasi Radikal Bebas Berbahaya. Uji klinik pada manusia double-blind dilakukan terhadap 68 perokok aktif. Hasilnya, efek mengkinsumsi Tahitian Noni BIOACTIVE (2 oz/hari) selama 1 bulan signifikan mereduksi radikal bebas plasma untuk jenis SAR (27%) dan LPO (23%) dibamdingkan plasebo (Wang, min-Yang et al. XI Biennial Meeting of the Society for Free Radical Research International, 2002).
« Tahitian Noni BIOACTIVE Mengurangi Resiko Kanker dengan Cara Mereduksi Karsinogen perusak DNA. Uji klinik pada manusia dilakukan terhadap 245 perokok aktif. Hasilnya, efek mengkonsumsi Tahitian Noni BIOACTIVE (4 atau 6 oz/hari) selama 1 bulan signifikan Mereduksi Kkarsinogen di dalam limfosit jenis MDA-DNA adduct (53,36%) dan aromatik-DNA adduct (44,9%) dibandingkan plasebo (Wang, Min-Yang et al. AACR annual meeting, 2007).
« Tahitian Noni BIOACTIVE Meningkatkan Kualitas Kesehatan Wanita Post-Menepous. Uji klinik dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Illionis memakai teknik survei klinik SF-6. Hasilnya, efek mengkonsumsi Tahitian Noni BIOACTIVE (4 oz) pagi dan malam hari selama 3 bulan signifikan meningkatkan kualitas hidup mencakup skor fungsi fisik, pemdengaran, mood, dan perasaan lebih baik (Wang, Mian-Yin et al. J Alternative Complement Med, 2004).
« Tahitian Noni BIOACTIVE Menyokong Sistem Kardiovaskuler serta Mmembantu Mempertahankan Jantung yang Sehat. Uji klinik pada manusia dilakukan di Universitas BYU-Hawaii 2006 terhadap 10 pasien yang didiagnosis mengalami hipertensi. Hasilnya, efek mengkonsumsi Tahitian Noni BIOACTIVE (4 oz/hari) selama 30 hari signifikan menurunkan tekanan darah tinggi (rerata pretritmen= 144/83; rerata postritmen= 132/76) (Palu, Afa K. et al. American chamical society simposia series {in press}).
« Tahitian Noni BIOACTIVE Mempertahankan Kesehatan Sendi. Uji klinik pada manusia dilakukan terhadap 90 pasien yang didiagnosis mengalami spondilosis servikal di Fakultas Kedokteran Universitas Lagos. Hasilnya, efek mengkonsumsi Tahitian Noni BIOACTIVE (30 mL x 2/hari) selama 4 minggu signifikan menurunkan intensitas nyeri moderat tanpa analgesik apapun, skor range of movement (ROM) servikal meningkat (Akinbo et al. Niger Health J Blomed, 2006).
« Tahitian Noni BIOACTIVE Meningkatkan Energi dan Kekuatan Fisik. Uji klinik pada manusia dilakukan terhadap 40 atlet terlatih pemeriksaan treadmili dan darah. Hasilnya, efek mengkonsumsi Tahitian Noni BIOACTIVE (100 mL) selama 3 minggu meningkatkan time exhaustion (21%), dan menurunkan semiluminesen darah (25%) (Palu, Afa K. et al. Journal of Medicinal Plant Research, 2008)
« Tahitian Noni BIOACTIVE Meningkatkan Fungsi Sistem Imun. Uji klinik pada manusia dilakukan terhadap 12 relawan yang sehat. Hasilnya, efek mengkonsumsi Tahitian Noni BIOACTIVE (330 mL) selama 8 minggu signifikan mereduksi MDA, meningkatkan aktivitas IL-2 dan sel NK, tanpa memicu efek samping.

Selain uji klinik yang resmi diprogramkan Tahitian Noni International Inc., efikasi Morinda citrifolia L. juga cukup menarik perhatian para ilmuan biomedik dari berbagai negara. Misalnya, Departemen Kesehatan Amerika menghibahkan dana penelitian untuk uji klinik fase- 1 mengenai toleransi dosis dan toksisitas produk olahan Morinda citrifolia L. 2000 mg selama 28 hari.
Dosis ini terus ditingkatkan dengan penambahan 2000 mg selama 28 hari. Dosis ini terus ditingkatkan dengan penambahan 2000 mg/hari, sampai tercapai dosis maksimal 10 gram per hari (Isset et al. Qual Life Res, 2005). Dosis aman ini setara dengan 200 mL (secangkir) Tahitian Noni BIOACTIVE . Berdasarkan uji klinik tahap- 1, maka Tahitian Noni Bioactive dikategorikan aman dijadikan sumber nutrisi untuk meningkatkan kualitas kesehatan.

RISET BIOMOLEKULER TENTANG MORINDA CIFITROLIA L. (NONI) KARYA PARA PENELITI LINTAS NEGARA YANG DIPUBLIKASIKAN MELALUI ANEKA JURNAL INTERNASIONAL.

« Noni Berfungsi sebagai Ansiolitik dan Sedatif (penenang, antistres) Melalui Mekanisme Kompetitif Ligan, yakni Efek Agonis melalui Pengikatan Reseptor Asam Gama-Amino Butirat (GABA?). Hasil uji in vitro memakai rdioligan (3H) memperlihatkan signifikasi aftinitas ekstrak buah noni terhadap reseptor GABA? (neurotransmiter inhibisi) sekuat 75% (S. Deng. Et al. Phytomedicine, 2007)

« TAHITIAN NONI® BIOACTIVE memiliki Potensi Ergogenik (Anti-Lelah dan Meningkatkan Endurance), serta Meningkatkan Performance Fisik secara Keseluruhan. Hasil uji in vivo pada mencit tua yang diminumkan TAHITIAN NONI® BIOACTIVE denagn variasi peningkatan dosis (10, 20, 40 mL/kg berat badan) memperlihatkan rerata waktu (potensi ergogenik) yang lebih lama dibandingkan kontrol pada tes berenang (36% berbanding 45%) dan tes putaran roda (59% berbandung 128%) (S. Deng et al. Phytoter Rees, 2007).

« Tahitian Noni BIOACTIVE memodulasi sistem imun melalui aktivitas reseptor kanabinoid-2 (CB2), mensupresi sitokin IL-4 dan meningkatka produksi IFN-y. Secara in vitro, Tahitian Noni BIOACTIVE dan konsentrat Tahitian Noni Bioactive(1,5 mg/mL) berpotensi mengaktivasi reseptor CB2. Sedang secara in vivo, hewan coba yang diminumkan Tahitian Noni BIOACTIVE selama 16 hari memperlihatkan penurunan produksi IL-4 dan peningkatan IFN-y (Afa K.H. et al. J Ethnopharmacol, 2008).

« Morinda cifitrolia L. memiliki aktivitas fistoestrogenik, diantaranya ekstrak helsan puree noni dapat dimanfaatkan untuk terapi sulih hormon estradiol secara alami melalui reseptornya. Komponen yang berperan dalam mekanisme ini adalah CPx. Komponen ini dapat diidentifikasi memakai analisis spektral mencakup UV, 1H NMR, dan 13C- Pandent NMR (Westendort J. Et al. Intenational Congress and 54th Annual Meeting of Society For Medical Research, 2006).

« Tahitian Noni BIOACTIVE memiliki Variabilitas Mineral yang berbeda dibandungkan 177 Merek Tahitian Noni BioactiveKomersil berdasarkan Protokol Association of Official Analytical Chemists. Derajat variabilitas mencakup konsentrasi sembiilan mineral utama, diantaranya konsentrasi sebagai nutrisi minor. Secara umum Tahitian Noni BIOACTIVE mmiliki profil nutrisi yang berbeda dibandingkan semua merek Tahitian Noni Bioactivekomersil seperti halnya yang dipublikasikan oleh Uni Eropa (Brett J.W. et al. Int J Food Sci Nutr, 2006).

« Berdasarkan Analisis Kimia dan Uji Genotoksisitas Tahitian Noni Bioactive dinyatakan tidak memiliki Potensi Genotoksik dan Antraquoinin Gonotoksik. Analisis HPLC Tahitian Noni Bioactive memperlihatkan nilai antraquonin yang negatif, dengan sensitivitas <1 ppm. Flavoniod Tahitian Noni Bioactivesedikit memperlihatkan efek mutagenik. Sedangkan tikus yang ditritmen konsentrat Tahitian Noni Bioactivetidak memperlihatkan UDS pada hepatosit primer, DNA adduct, ataupun putusnya rantai DNA (Westendorf J. et al. J Agric Food Chem,2007).

« Buah Morinda cifitrolia L. memiliki Efek Antiproliferatif Sel Tumor secara Selektif. Uji MTT memperlihatkan aktivitas sitotoksisitas ekstrak metanol Morinda cifitrolia L. dengan median konsentrasi letal (LC50) terhadap sel ginjal hamster bayi (BHK), sel ginjal monyet hijau Afrika (Vero), dan karsinoma laring manusia (Hep2) berturut-turut 2.5, 3 dan 5 mg/mL. Sedangkan konsentrasi 0,1 mg/mL ekstrak mentahnya sudah memperlihatkan aktivitas sitotoksisitas terhadap sel kanker payudara (MCF7) dan neuroblastoma (LAN5) berturut-turut sekuat 29% dan 36% (Arponsuwan et al. Phytother Res, 2006).

« Morinda cifitrolia L. memiliki Potensi Terapeutik untuk Kandidiasis dan Aspergilosis. Ekstrak cair Morinda cifitrolia L. dapat mempengaruhi konversi morfologi Candida albcans dari bentuk yeast menjadi filamentosa di dalam serum serta menginhibisi germinasi spora Aspergillus nidulans (Banerjee et al. Am J Chin Med, 2006).

« Polisakarida-ppt (noni-ppt) yang terkandung dalam Tahitian Noni Bioactive buah Morinda cifitrolia L. memiliki Aktivitas Anti-Tumor. Secara in vivo. Mencit yang diduksi tumor lalu ditritmen dengan noni-ppt mensupresi pertumbuhan tumor melalui aktivasi sistem imun host. Selain itu, noni-ppt mampu menstimulasi penglepasan sejumlah sitokin dari sel-sel imun. Efek kuratif dan peningkatan survival time melalui pemberian noni-ppt –sebagai agen suplemen tritmen kanker akan lebih efektif bila dikombinasikan dengan agen kemoterapi dalam dosis suboptimal (Hirazumi Anne et al. Phytoter Res, 1999).

« Damnakantal yang bersumber dari Morinda cifitrolia L. dapat Menstimulasi Apoptosis (kematian sel) pada sel fibroblas manusia Uvr-1 melalui inhibitor tirosin kinase. Sel-sel kanker yang ditritmen damnakantal memperlihatkan apotosis dan fragmentasi DNA yang lebih banyak bila dikombinasikan dengan radiadi ultraviolet (Hiwasa et al. Federation of European Biochemical Societies Letters, 1999).

« Aktivitas Anti-Tumor Etanol (noni-ppt) Morinda cifitrolia L. terhadap mencit singenik yang diimplantasi Karsinoma Paru tidak bersifat toksik secara langsung. Akan tetapi, memperkuat sistem imun terlebih dulu, terutama melibatkan makrofag dan limfosit (Hirazumi A. Et al proceeding of The Western Pharmacology Society, 1994)

« Buah Morinda cifitrolia L. dapat dijadikan Anti-Inflamasi dan Konstituen Kemo-Preventif potensial terhadap kanker. Antraquinon, ester asam lemak sakatida, glikosida iridoida dan glikosa flavanol yang bersumber dari Morinda cifitrolia L., dapat ,enginhibisi aktivitas inflamasi 12-O-tetradekanoilforbol-1 3-astetat (TPA) (1 microg/telinga) pada mencit. Khusus untuk ester asam lemak sakarida sangat kuat sebagai anti-inflamasi dengan nilai ID50 0,46-0,79 per telinga. Selain itu, semua komponen tersebut mampu melawan aktivasi antigen dini virus Epstein-Barr (EBV-EA) yang diinduksi oleh TPA secara moderat dengan nilai IC50 mencapai 386-578 mol rasio/32 pmol TPA (Akihisa et al. J Nat Prod, 2007).

« Tahitian Noni Bioactive Morinda cifitrolia L. (noni) dapat menginhibisi Inisiasi Angiogenik dan Mendestruksi Jaringan Vaskuler Mmanusia yang baru dalam Konteks Angiogenesis Patologis. Noni dalam konsentrasi 5% (vol/vol) sangat efektif guna menghambat inisiasi knucup pembuluh darah baru dari eksplan vena plasenta, serta efektif mengurangi kecepatan pertumbuhan dari proliferasi perkembangan kuncup kapiler. Sedangkan noni dengan konsentrasi 10% di dalam media pertumbuhan mampu menginduksi degenerasu dan apotosis jaringan kapiler selama beberapa hari aplikasi. Konsentrasi tersebut juga efektif menghambat inisiasi kapiler eksplan tumor payudara manusia, ditandai degenarasi pembuluh selama 2-3 hari (Conrad et al. Angiogenesis, 2003)

« Novel glikosida yang diekstraksi dari Tahitian Noni Bioactive buah Morinda cifitrolia L. efektif mensupresi transformasi sel pada kasus kanker. Diantaranya glikosida dapat menginhibisi transaktivasi AP-1 dan transformasi sel pada klutur sel tikus epidermal JB6 (Liu et al. Cancer Research, 2001).

« Tahitian Noni Bioactive buah Morinda cifitrolia L. signifikan Mereduksi Kadar Gula Darah dan Berperan dalam Aktivitas Penyembuhan Luka Kasus Diabetes. Secara in vivo, tikus yang diminumkan Tahitian Noni Bioactive Morinda cifitrolia L. (100 mL/kg berat badan) selama 10 hari memperlihatkan pengecilan area luka (model luka eksisi) sebesar 73% dibandungkan kontrol. Dintandai peningkatan signifikan berat jaringan granulasi dan isi hidroksiplin, serta pembentukan kolagen lebih cepat dibandingkan dibandingkan kontrol. Sedangkan nilai glukosa puasa tikus kelompok diabetes berkurang 29% dibandingkan kontrol (Nayak et al. J Wound Care, 2007).

« Ekstrak kloroform Morinda memiliki properti peyembuhan luka. Aplikasi topikal ekstrak buah Morinda dengan konsentrasi 20 mg/mL dapat mengakselerasi penyembuhan luka pada tikus dibandingkan kontrol. Kontraksi luka terbentuk secara lengap, dan rambut segar mulai tumbuh di area luka pada hari ke- 15 pasca tritmen Morinda (Mathiavanan et al. J Med Food, 2006).

« Fraksi Heksan Morinda cifitrolia L. memiliki aktivitas antituberkular. Konstituen heksan yang berperan adalah E-fitol, campuran dua ketosteroid, dan epidioksisterol dari kampesta-5,7 ,22-trien-3-ol (Saludes et al. Phytother Res, 2002).

« Ekstrak Morinda cifitrolia L. secara in vitro memilki Aktivitas Antiviral, Antifungal, Anti Bakterial, serta aktivitas Anti Komplemen. Penelitian ini memperkuat manfaat anti-infeksi Morinda cifitrolia L. yang secara tradisional diyakini oleh bangsa Polinesia (Locher et al. Journal of Ethnopharmacology, 1995).

« Ekstrak buah Morinda cifitrolia L. memiliki Aktivitas Anti-Oksidatif. Berdasarkan pengukuran metode terat tiosianat (FTC) dan uji asam tiobarbiturat (TBA), komponen nonpolar Morinda cifitrolia L. signifikan memliki aktivasi antioksidatif (Zin et al. Journal of Food Chemistry, 2002).

« Ekstrak Morinda signifikan Meneutralisir Lipid Peroksidase pada Membran Sperma dengan Cara Mempertahankan Perlawanan Terhadap Oksidasi, dan Proteksi terhadap Struktur serta Fungsi Membran Sperma. Sperma dengan fungsi fisiologis normal diperoleh melalui teknik sentrifugasi, sedangkan ROS diperoleh dari hiposantin-sanzin-sanzin (HX-XO). Analisis injuri lipid peroksida dan fungsi membran sperma memakai hypoosmoticswelling (HOS) memperlihatkan ekstrak Morinda (0. 125, 0.25, 0.5 g x M( [-1]) dapat meningkatkan vitalitas SOD pada suspensi sperma, dan mereduksi kandungan MDA dibandingkan vitamin X. Mekanisme ini dapat diaplikasikan untuk mentritmen infertilitas dan astenospermia pada kaum pria (Yang et al. Zhongguo Yao Za Zhi, 2006).

« Aktivitas Morinda cifitrolia L. untuk Membersihkan Super-Oksida Oksigen dinilai tinggi, ditandai dengan penurunan mikromol potalisium sianida mencapai 1,66 ± -1,22 dalam 1 g aneka jaringan terdehidrasi. Analisis kromatografi dan spektrofotometri memperlihatkan komponen antioksidan yang diduga termasuk famili glikosida dan polifenol (Calzuola et al. Int J Food Sci Nutr, 2006).

« Tahitian Noni Bioactive Morinda cifitrolia L. berfungsi sebagai irigant endodontik yang efektivitasnya setara sodium hipoklorat (NaOCI). Penelitian pemakai geligi premolar manusia yang diinokulasi dengan Entercoccus faecalis pada suhu 37 °C di dalam CO2 selama 30 hari. Hasil scanning mikroskop elektron memperlihatkan efektivitas penghilangan lapisan smear pada geligi yang ditritmen Tahitian Noni Bioactive Morinda cifitrolia L. dibandingkan klorheksidin glukonat (CHX) atau setara NaOCI (Murray et al. J Endod, 2008).

« Tahitian Noni Bioactive Morinda cifitrolia L. dapat Menghambat Pengosongan Lambung melalui Mekanisme Stimulasi CCK dan Aktivasi Rreseptor CCK1. Penelitian in vivo memakai tikus jantan mempengaruhi motilitas gastrointestinal setelah dipuasakan sepanjang malam (Pu et al. Chinese Journal of Physiology, 2004).

« Morinda cifitrolia L. secara Klinik dapat Memperlama Survival Ppasien Kanker dengan cara Meningkatkan Respon Immun. Studi kasus terhadap dua laporan klinik dilakukan melalui wawancara, pengecekan catatan medis dan melalui pengamatan slidei patologi. Hasilnya Morinda cifitrolia L. dianggap penting sebagai adjuvant imunoterapi untuk kadus-kasus kanker (Desmond. Hawaii Medical Journal, 2004).

« Buah Morinda cifitrolia L. dar Tahiti aktivitas Enzimatik Lipoksigenase. Komponen utamanya adalah Lignan, Pinoresinol, Bisdemetilpinoresinol, Quersetin, Kaemferol, Skopoletin, Isoskopoletin, dan Vanilin; semua fiftokimia tersebut dapat menginhibisi 5-LOX dan 15-LOX dengan IC50 sekitar 0,43 hingga 16,5 ┬ÁM, khusus untuk quersetin memperlihatkan linhibisi lemah terhadap aktivitas enzimatik COX-2 (Deng et al. J Nat Prod, 2007).

« Setiap produk Morinda cifitrolia L. memilki Perbedaan Komposisi Berdasarkan Hasil Identifikasi Marker TLC dan Konstituen HPLC-MS. Siginifikasi perbedaan diperlihatkan pada matker TLC 3-metil-1,3-butanediol dan konstituen HPLC-MS mencakup glukosida iridoida, skopoletin, rutin, asam lemak glukosida, antraquinon, noniosida B dan C (Potterat et al. J Agric Food Chem, 2007).

« Tahitian Noni emproteksi Liver dari Berbagai Kerusakan akibat Substansi Toksik. Beberapa bantahan ilmiah terhadap laporan publikasi kasus Hepatitis Akut yang diduga akibat mengkonsumsi Tahitian Noni Bioactive noni: (1) laporan tidak disertai uji paparan ulang untuk mengkonfirmasi toksisitas; (2) laporan tidak disertai data peningkatan enzim liver, padahal secara in vivo Tahitian Noni Bioactiveterbukti memproteksi liver tikus; (3) potulat penyebab toksisitas liver adalah antraquinon, padahal Tahitian Noni BIOACTIVE sebagai novel food telah dinyatakan terbebas dari antraquinon oleh Uni Eropa tahun 2003; (4) Departemen Kesehatan dan Keselamatan Austria telah melakukan analisis independen dengan kesimpulan bahwa Tahitian Noni BIOACTIVE tidak menyebabkan efek toksik terhadap liver; dan (5) uji klinik terhadap 96 relawan yang minum Tahitian Noni BIOACTIVE sebanyak 750 mL/hari hasil analisis kimia darahnya tidak memperlihatkan abnormalitas enzim liver (Jensen C.J et al. J Gastroenetology & Hepatology, 2006).

« Ekstrak buah Morinda cifitrolia L. dapat dimanfaatkan untuk Mentritmen Penyakit Infeksi dan Tumor. Penelitian in vitro dilakukan terhadap 15 Spesies Bakteri dan 9 Spesies Jjamur. Aktivitas antibakterial ekstrak metanol Morinda cifitrolia L. signifikan menginhibisi bakteri gram positif dan gram negatif. Inhibisi terkuat terjadi pada Salmonella paratyphy A mencapai 27 mm. Sedangkan aktivitas antifungal ekstrak metanol Morinda cifitrolia L. signifikan menginhibisi pertumbuhan misel semua jenis jamur, dengan presentasi terbesar terjadi pada Trychophyton mentagrophytes (79,3%). Aktivitas antitumor ekstrak metanol Morinda cifitrolia L. diperlihatkan dengan signifikasi inhibisi terhadap sel-sel Hep2 (50%) dengan pengenceran 1: 8 (Jayaraman et al. International Journal of Integrative Biology, 2008).

« Pendinginan direkomendasikan sebagai Cara Penyimpanan Tahitian Noni Bioactive Morinda cifitrolia L. Aagar Properti anti-Oksidannya dapat Dipertahankan. Aktivitas pembersihan radikal bebas (RSA) Tahitian Noni Bioactive Morinda cifitrolia L. dengan antioksidan 1,1-difenil-2-pikrihidrazi l (DPPH) di dalam 140 mg asam askorba/100 mL dan total fenol do dalam asam galat/100 mL berkurang akibat fermentasi selama 3 bulan (90%), dehidrasi dengan suhu 20 °C (20%), dan pendinginan pada suhu – 18 s.d 4 °C (10%) (Yang et al. J Food Chemistry, 2007).

« Puree buah Morinda cifitrolia L. berfungsi sebagai imunomodulator atau alternatif antibiotik nenatal. Penelitian in vivo memakai uji bakterisida pada lembu neonatal yang diminumkan puree Morinda cifitrolia L. sebanyak 25 mL dua kali dalam sehari (pengganti susu) memperlihatkan signifikasi efek letal terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus epidermidis pada hari ke-14 dibandingkan kontrol (Schafer et al. 2007).

« Ekstrak Morinda cifitrolia L. signifikan memiliki aktivitas scavanging terhadap NO. Penelitian in vitro memperlihatkan Morinda cifitrolia L. berada pada peringkat tiga aktivitas scavanging diantara 17 tanaman lainnya. Plantamedika ini dapat dijadikan novel agen terapeutik untuk berbagai kondisi patologis akibat pembentukan NO berlebihan atau produk oksidasi peroksinitrit (Jagetia et al. J Medical Food, 2004).

« Ekstrak buah Morinda cifitrolia L. Dapat Mencegah Aterosklerosis melalui Mekanisme Inhibisi Oksidasi Lipoprotein. Antioksiden kelompok fenol hidroklasi berperan dalam menginhibisi oksidasi LDL oleh tembaga dengan kekuatan 88% dan 96%. Komponen novel yang berhasil diisolasi diantaranya asam amerikanoat A dan morindolin (Kamiya et al. J Agric Food Chemistry, 2004).

« Ekstrak cairan Morinda cifitrolia L. Memiliki Efek Aanti-Iinflamasi Tanpa Memicu Efek Toksik secara Akut ataupun Kronik. Penelitian in vivo dengan model inflamasi injeksi carrageenan (1%) memperlihatkan inhibisi inflamasi lengkap (volume eema) pada tungkal tikus yang ditritmen ekstrak Morinda cifitrolia L. (200 mg, ip). Selain itu tikus yang diminumkan ekstrak Morinda cifitrolia L. (200 mg) memperlihatkan respon inhibisi terhadap inflamasi yang diinduks bradikinin (Mc Koy et al. Pharmacol Soc, 2002).

21 Reason To Drink Noni Juice


10 REASONS TO DRINK TAHITIAN NONI BIOACTIVE

1.   PREVENT AND PROTECT AGAINS CANCER
Morinda citrifolia might exert a preventive and protective action against cancer during the initiation stage, which is the first phase of the formation of cancer. Many feel antioxidant activity is an important function of Noni BIOACTIVE BIOACTIVE and one of the reasons so many people have reported success with cancer while using the BIOACTIVE.

2.   ALLEVIATES SYMPTOMS OF ARTHRITIS
There are several ways in which Noni BIOACTIVE may alleviate the undesirable symptoms of arthritis. Pain is the number one complaint with arthritis. Because Noni BIOACTIVE has analgesic qualities, it can help relieve this pain. Morinda citrifolia has also been shown to contain scopoletin, which has anti-inflammatory & histamine-inhibiting effects, both of which are excellent for the promotion of smooth joint movement. The cellular-enhancing qualities of Noni BIOACTIVE may also minimize damage to the joints and other involved
tissues.


3. FIGHTS HEART DISEASE
Tahitian Noni BIOACTIVE can help with high blood pressure, heart disease and stroke. Some scientists believe that xeronine can help promote a healthy cell structure within the circulatory system.  Tahitian Noni BIOACTIVE BIOACTIVE can also lessen the symptoms of heart disease.


4. LOWERS HIGH BLOOD PRESSURE
85 percent of Tahitian Noni BIOACTIVE drinkers reported decreased blood pressure while drinking Tahitian Noni BIOACTIVE.



5.  STRENGTHENS THE IMMUNE SYSTEM
Tahitian Noni BIOACTIVE boosts the overall immune system of the body and helps to maintain optimal health. Tahitian Noni BIOACTIVE may help modulate a healthy immune system by either enhancing an already functioning system, by stimulating the components of a sluggish one, or by decreasing an overactive immune system. The mechanism by which Tahitian Noni BIOACTIVE can do these different functions is called Adaptogenisis.



6.   REDUCES SYMPTOMS OF FIBROMYALGIA
Many people who suffer from fibromyalgia experience loss of energy. An increase in energy from Noni BIOACTIVE is a very positive side effect from the BIOACTIVE. Seventy-seven percent of people with fibromyalgia reported lessened symptoms after they began drinking Noni BIOACTIVE BIOACTIVE.

7.   FORTIFIES CELL STRUCTURE
Noni BIOACTIVE is believed to fortify and maintain cell structure. This can be accomplished by Noni BIOACTIVE helping the body heal itself and because Noni BIOACTIVE can aid 'sick' cells in repairing themselves.

8.   HELPS CONTROL DIABETES
Noni BIOACTIVE can aid in the regulation of insulin secretion by the pancreas, helping control diabetes. Drinking Noni BIOACTIVE may also help relieve diabetic symptoms through its ability to stimulate the body's production of scopoletin and the indirect production of nitric oxide. Both may also be important factors in decreasing symptoms such as poor circulation and vision problems.

9. REDUCES SYMPTOMS OF ASTHMA
Noni BIOACTIVE may help in reducing the severity of the symptoms of asthma by boosting and modulating the immune system and enhancing the cellular structure of the bronchioles.
10. FIGHTS DEPRESSION
Noni BIOACTIVE's ability to modulate natural biochemicals such as brain hormones might be why many people have felt less depressed after drinking Noni BIOACTIVE BIOACTIVE.


NB:
Jika ada anggota keluarga / kerabat / teman / jemaat (jema'ah) Bapak/Ibu yang memiliki PERSOALAN KESEHATAN, apapun persoalannya, silahkan merekomendasikan TAHITIAN NONI BIOACTIVE.
Kita bersedia membantu memberikan Informasi yang diperlukan. Terimakasih.

"Kesehatan dan Kesembuhan adalah ANUGERAH ALLAH"

TERAPI, termasuk TNBB, hanyalah bahan baku yang diperlukan Tubuh, untuk memperoleh: "Anugerah Allah" ini"


Isabella Navaree-Brown

Call Center : 081 220 540 714 | 0899 699 1003 | 0878 2266 8855

11 REASONS TO DRINK TAHITIAN NONI BIOACTIVE

1.    OFFERS PAIN RELIEF
Some scientists believe that Noni BIOACTIVE is associated with the body's production of a very important biochemical known as serotonin, which may involve the xeronine system that is believed to promote the body's ability to ward off pain.

2. HELPS PROMOTE WEIGHT LOSS
Noni BIOACTIVE may help you lose weight by promoting better sleep, aiding in the regulation of blood sugar levels, and by boosting the number of antioxidants in the body.

3. HELPS CONTROL ADHD
Noni BIOACTIVE may be helpful for this condition in both children and adults through its ability to modulate the production of some of the chemicals in the brain as well as increase overall cellular health in the brain.

4. HELPS TREAT MIGRAINES
Preliminary results show that there is a Noni BIOACTIVE/serotonin relationship. Studies suggest that Noni BIOACTIVE BIOACTIVE was clinically helpful in the treatment of migraines.

5. SUCCESSFUL IN THE TREATMENT OF ADDICTIONS
Noni BIOACTIVE BIOACTIVE has been said to be successful in the treatment of addictions to heroine, cocaine, marijuana, nicotine, alcohol, prescription drug use and caffeine.

6. PROTECTS AGAINST STROKES
Noni BIOACTIVE may help inhibit premature coagulation in the blood, preventing platelets from clumping together into clots associated with strokes.

7. LOWERS CHOLESTEROL
Noni BIOACTIVE is a potent free radical scavenger that can contribute to lower cholesterol levels and prevents LDL cholesterol (the bad cholesterol) from oxidizing.

8. INCREASES MEMORY
Noni BIOACTIVE may be used by the brain to encode long-term memory and enhance blood flow to the brain.

9. STRENGTHENS THE NERVOUS SYSTEM
Noni BIOACTIVE functions as a 'messenger molecule' that may allow nerve cells in the body and the brain to communicate effectively.

10. ENCOURAGES DETOXIFICATION
Noni BIOACTIVE can increase the rate of liver detoxification by more than 50 percent.

11. IMPROVES SKIN CONDITION
Noni BIOACTIVE can be used topically. Its anti-inflammatory and histamine-inhibiting effects can help fight allergies, skin conditions and inflammation.

Penelitian Dan Tanya Jawab Seputar Tahitian Noni

Penelitian Tahitian Noni | Dan Tanya Jawab Seputar Noni
dr. Neil Solomon, M.D, Ph.D telah melakukan penelitian selama 9 tahun bersama lebih dari 1300 ahli kesehatan terhadap lebih dari 27.000 orang dengan menggunakan TAHITIAN NONI Bioactive Beverage dan hasilnya sungguh mengagumkan dan mempublikasikannya.Berikut Pernyataan dari dr.Neil Solomon :
“Saya telah melakukan penelitian terhadap lebih dari 27.000 orang yang mengkonsumsi TAHITIAN NONI Bioactive Beverage . Saya secara tegas menyatakan bahwa riset saya hanya dilakukan dengan TAHITIAN NONI Bioactive Beverage. Saya melarang nama saya dipergunakan oleh perusahaan lain dan hasil penelitian itu tidak boleh dipergunakan untuk produk NONI Juice dari perusahaan lain.”

Bahwa Tahitian Noni Bioactive Beverage membantu kondisi : Alergi, Arthritis, Asthma, CFIDS, Fibriomyalgia, Depresi, Diabetes, Types 1 & 2, Energi, HIV, Kanker ,Kebugaran, Menstruasi, Kelemahan Mental, Multiple Sclerosis, Masalah Pernapasan, Masalah Kulit dan Rambut, Masalah Tidur, Obesitas/Kegemukan, Peningkatan Atletis, Masalah Pencernaan, Penyakit Jantung, Penyakit Ginjal, Peningkatan Massa Otot, Parkinson, Peningkatan Daya Seksual, Rasa Sakit, Sakit Kepala, Sistem Kekebalan Tubuh, Stop Merokok, Stress, Stroke, dan Tekanan Darah Tinggi

Tanya Jawab dengan  Dokter Neil Solomon
Dokter Neil Solomon menerima pertanyaan-pertanyaan secara teratur dari orang-orang yang tertarik pada noni juice dan penelitiannya namun tidak memiliki banyak waktu untuk mempelajarinya sendiri. Tanya jawab berikut ini berguna sebagai referensi singkat bagi mereka yang mencari informasi lebih lanjut tentang Tahitian Noni Bioactive Beverage dan keterlibatan dr neil solomon dengannya.

T: Dr. Solomon, bagaimana anda bisa terlibat dengan noni?

J: Pada tahun 1996, Dr Richard Passwater, seorang ahli nutrisi ternama, dan saya diminta oleh suatu penerbit jumal kesehatan apakah kami pikir cukup menarik untuk membuat suatu artikel yang mengupas tentang noni. Saya belum pernah mendengar noni pada saat itu. Pada tahun-tahun selanjutnya, tugas tersebut telah membawa saya berkeliling dunia untuk mengumpulkan data dan penelitian lapangan dari ribuan ilmuwan, dokter, profesional medis lainnya dan para peminum noni. Dari materi-materi tersebut saya telah menulis buku dan artikel, membuat kaset dan kuliah tentang noni.
T: Berapa banyak profesional medis dan para peminum noni yang anda hubungi?
J: Saya menerima informasi lebih dari 1.300 profesional medis yang mewakili lebih dari 27.000 peminum noni.
T: Dari berapa banyak negara anda menerima data tentang noni?
J: 80 negara.

T: Apakah ke-29 kondisi kesehatan yang anda diskusikan dalam buku ini hanya yang dilaporkan dibantu oleh noni dan telah didokumentasikan?
J: Tidak. Terdapat banyak riset dan penelitian yang tidak dapat saya sertakan dalam buku ini karena keterbatasan tempat. Saya masih mempunyai banyak kesaksian dari orang-orang mengenai penyakit-penyakit yang tidak saya sebutkan dalam buku ini. Karena noni telah digunakan selama berabad-abad di Tahiti sebagai penyembuh alami, terdapat banyak laporan penggunaan “yang tidak ilmiah” atas semua bagian dari tanaman Morinda citrifolia yang mungkin masih diteliti oleh ilmuwan-ilmuwan yang lain.

T: Apakah benar terdapat laporan tentang noni yang mem­buat orang sakit yang telah dipublikasikan?
J: Ya dan tidak. Saya telah meneliti laporan ini dan menemukan bahwa bukan noni yang menyebabkan mereka sakit namun kontaminan, racun-racun dan ketidak mumian yang terdapat di dalam produk noni (Selain Tahitian Noni Bioactive Beverage) tersebut. Tidak terdapat adanya kualitas kontrol yang memadai. Itu sebabnya saya membatasi penelitian saya hanya pada TAHITIAN NONI Bioactive Beverage karena pembuatnya mempunyai kualitas kontrol yang tidak tertandingi. TAHITIAN NONI Bioactive Beverage tumbuh dan dipetik dari lingkungan yang asri di Tahiti dan secara rutin diuji atas lebih dari 300 kontaminan oleh 2 laboratorium independen. Kontaminan, racun-racun dan ketidak mumian tidak pemah ditemukan dalam TAHITIAN NONI Bioactive Beverage.

T: Apakah noni juice aman bagi semua orang?
J: Noni juice berasal dari makanan alami yang telah dilaporkan 100% aman. Ribuan orang di seluruh dunia telah menggunakannya selama ribuan tahun. Saya tidak pemah melihat adanya laporan negatif yang didokumentasikan karena menggunakan noni juice dari Tahiti baik pada ibu hamil serta menyusui, anak-anak dan lanjut usia. Beberapa orang melaporkan adanya alergi, hiper sensitif dan beberapa masalah kecil. Seperti dinyatakan sebelumnya, periksalah terlebih dahulu dengan profesional medis. Bagi mereka yang perlu mengawasi asupan potasium secara ketat, noni juice memiliki kurang dari setengah tingkat potasium yang ditemukan dalam 30 cc jus jeruk atau jus tomat, seperti yang didokumentasikan oleh Department of Agriculture Nutrient Data Laboratory Amerika Serikat.

T: Bagaimana noni dapat membantu begitu banyak masalah kesehatan yang berbeda?
J: Ini membutuhkan jawaban yang sangat kompleks. Banyak manfaat kesehatan noni yang dihubungkan dengan kemampuannya dalam meningkatkan nitriks oksida dan juga kandungan-kandungan dalam noni seperti scopoletin, anti oksidan, dan juga campuran. berbagai nutra setikal dalam noni yang unik. Teori Enzim Perbaikan-DNA saya juga dapat menjelaskan mengapa noni sepertinya membantu berbagai masalah kesehatan. Kerusakan DNA dapat mengarah pada ketidak normalan gen yang memiliki kontribusi pada kondisi kesehatan bagi keseluruhan sistem dalam tubuh kita. Saya percaya campuran nutra setikal yang ampuh dalam noni mampu meningkatkan fungsi dari

T: Berapa banyak noni yang harus saya minum?

J: Jawaban dari pertanyaan di atas lah yang mencetuskan saya untuk menulis buku ini. Terdapat panduan umum pada
bagian “Noni juice yang Menakjubkan”. Sebagai tam­bahan, tabel 5 mengindikasikan jumlah rata-rata noni juice yang dikonsumsi oleh orang-orang untuk membantu dalam ke-29 kondisi kesehatan yang mereka alami. Pada tabel 3 juga terkandung apa saya sebut anjuran peng­gunaan noni berdasarkan umur, berat badan dan status kesehatan saat ini. Dengan acuan tersebut, saya meng­anjurkan anda untuk memonitor diri anda sendiri berapa banyak noni yang anda butuhkan untuk mencapai hasil yang diinginkan.

T: Berapa lama saya harus meminum noni juice?
J: Terserah anda. Kita memiliki kebutuhan yang berbeda.
Penelitian saya memperlihatkan 95% orang yang me­laporkan keberhasilan noni dalam tiga bulan sejak mulai mengkonsumsi noni. Oleh karena itu, saya akan menguji noni paling tidak selama 3 bulan. Kebanyakan orang yang tidak mendapatkan hasil yang optimal karena meng­ konsumsi terialu sedikit noni juice atau tidak meminum­ nya cukup lama. Bagi banyak orang, noni adalah suatu suplemen yang ingin mereka teruskan seumur hidup dengan tujuan perawatan dan pencegahan. Hasil dari penelitian saya memperlihatkan 69% orang yang telah mendapatkan hasil positif setelah meminum noni juice berkata bahwa mereka tidak akan berhenti meminumnya.
Sumber :  Buku Noni Juice : How Much, How Often karangan Neil Solomon, MD